Cristiano Ronaldo Bantah Sempat Ingin Tinggalkan Madrid

Cristiano Ronaldo Bantah Sempat Ingin Tinggalkan Madrid

Pentolan Utama Real Madrid, Cristiano ROnaldo, akhirnya angkat bicara mengenai rumor yang belakangan menghiasi media-media spanyol, terkait dengan klaim bahwa sang bintang portuga berniat meninggalkan Real Madrid. Dalam kesempatan wawancara terbarunya, CR7 membantah klaim tersebut.

Cristiano Ronaldo Bantah Sempat Ingin Tinggalkan Madrid

Sebagaimana diketahui, Cristiano Ronaldo memang kembali digosipkan bakal hengkang dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas kemarin. Salah satu alasan yang mendasari rumor tersebut adalah kasus penggelapan pajak yang mengaitkan nama sang bintang Portugal.

Sosok berusia 32 tahun itu dipercaya merasa sangat kecewa dengan perlakuan pihak Otoritas pajak Spanyol, yang kita ketahui memang sudah melaporkannya atas dugaan adanya penggelapan pajak yang dilakukan oleh Ronaldo pada periode 2011 sampai 2014.

Beragam rumor mencatut nama ronaldo di ursa transfer musim panas kemarin, dengan Manchester United, Bayern Munchen, Paris saint-Germain, bahkan smapai Barcelona yang diyakini akan jadi destinasi sang pemain. Namun, hal tersebut secara otomatis terbantahkan setelah periode transfer musim panas kemarin resmi ditutup.

Nah, baru-baru ini, kepada salah satu media setempat, Cristiano Ronaldo membantah tegas isu hengkang tersebut, dan menegaskan bahwa dirinya sama sekali tida memiliki rencana untuk hengkang.

“Ketika Anda jadi orang hebat, publik akan bicara tentang Anda. Pindah? Anda tentu tak pernah mendengar hal itu dari mulut saya, orang-orang di seluruh dunia selalu bicara tentang Cristiano setiap hari,”

“Jika saya menjawab setiap keraguan orang dan pertanyaan, saya hanya akan bicara dengan media dan hidup untuk mereka, tapi tidak seperti itu, saya hidup untuk sepakbola. Segala hal terkait nama Cristiano adalah berita dunia karena ketika Anda jadi orang hebat, orang-orang akan bicara tentang Anda,” pungkasnya.

Cavani Akui, Paris Saint-Germain Harus Seperti Keluarga

Cavani Akui, Paris Saint-Germain Harus Seperti Keluarga

Penyerang Paris saint-Germain, Edinson Cavani, berbicara mengenai friksi antara dirinya dengan Neymar yang belakangan ini terus mewarnai pemberitaan media-media Prancis. Ditegaskan oleh striker uruguay tersebut, PSG harus seperti keluarga, jika memang ingin mencapai satu tujuan yang sama.

Cavani Akui, Paris Saint-Germain Harus Seperti Keluarga

Seperti diketahui, memang sempat terlihat adanya friksi antara neymar dan Cavani, juga Daniel Alves pada pertandingan melawan Olympique Lyon dua pekan yang lalu. Pada pertandingan tersebut, Neymar dan Cavani berebut kesempatan tendangan bebas dan penalti.

Awalnya, Neymar yang bermain buruk dalam partai tersebut, menginginkan eksekusi tendangan bebas, dan dibantu Daniel Alves, dia merebut bola dari pelukan Cavani yang saat itu berencana mengeksekusi free kick. Neymar pada akhirnya mengambil kesempatan tendangan bebas tersebut, namun sayangnya bola tidak masuk ke gawang.

Hal serupa kembali terjadi tak lama berselang, di pertandingan yang sama, namun kali ini yang direbutkan adalah eksekusi penalti. Neymar sempat ingin menjadi eksekutor, namun Cavani yang kali ini bersikeras, sayangnya, eksekusi yang dilakukan mantan pemain Napoli tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Tak heran jika muncul sejumlah kabar miring mengenai hubungan Cavani, Neymar dan dani Alves. Sampai alkhirnya, kabar tersebut kemudian diklarifikasi oleh Cavani selepas membawa Paris Saint Germain taklukan Bayern Munchen lewat skor telak 3-0 pada lanjutan fase Group Liga champions Eropa, kamis dinihari WIB kemarin (28/9).

“Kita semua berbeda, kita mungkin memiliki cara berbeda dalam hidup dan memandang ini, Tapi ketika di lapangan, kami harus bekerja sama seolah-olah kami adalah keluarga demi mencapai target yang sama, yaitu kemenangan tim.” jelasnya kepada Mediaset Premium.

Neymar dan Cavani sama-sama menjebol gawang jawara Bundesliga tersebut, setelah Dani Alves membuka skor di menit kedua.

Artis Cantik Ini Tetap Setia Dukung Timnas U-19

Artis Cantik Ini Tetap Setia Dukung Timnas U-19

Sebuah pengalaman yang mengesankan dirasakan oleh salah seorang aktris cantik Indonesia, Fiona Fachru Nisa, saat mendapatkan kesempatan mendukung langsung timnas U-19 berlaga di ajang Piala AFF U-18 yang berlangsung di Myanmar selama beberapa pekan terakhir ini.

Artis Cantik Ini Tetap Setia Dukung Timnas U-19

Sebagaimana diketahui, penampilan Tim Nasional Indonesia di ajang Piala AFF U-18 kemarin memang menjadi salah satu penampilan yang sangat apik. Bahkan menarik perhatian public, pasalnya tim asuhan Indra Sjafri mencatatkan kemenangan demi kemenangan besar sebelum mengamankan tiket ke semifinal.

SAyangnya, di babak semifinal saat berhadapan dengan Thailand, Tim Garuda muda harus mengubur mimpi mereka melangkah ke final setelah dikalahkan lewat babak adu penalty dengan skor akhir 3-2. Meski demikkian , Fiona mengaku tetap bangga dengan perjuangan Egy cs dalam pertandingan tersebut.

Bahkan, Runner-up Miss Celebrity 2011 ini mengaku sangat bangga menjadi warga Indonesia yang bisa hadir menyaksikan perjuangan timnas U-19 di stadion. Kesempatan itu sekaligus membuatnya jadi melek soal sepakbola.

“Pengalaman jadi suporter, rasanya bangga banget bisa mendukung dan memberi semangat untuk kemenangan Indonesia secara langsung. Dan saya melihat banyak suporter Indonesia dari berbagai macam daerah, mereka rela terbang ke Myanmar hanya untuk mendukung Indonesia, Walaupun berbeda suku tapi kita semua tetap satu. Itu membuat aku menjadi lebih bangga menjadi warga Indonesia,” Demikian ujar Fiona sebagaimana dilansir Bola.net.

Keberadaan Fiona rupanya bukan karena kebetulan. Dia berada di sana untuk menemani perjalanan sang suami, Roni Fauzan yang didapuk sebagai manajer timnas U-19.

FIFA Umumkan Metode Baru untuk Undian Piala Dunia

FIFA Umumkan Metode Baru untuk Undian Piala Dunia

Beralih ke Piala Dunia, penyelenggara turnamen empat tahunan tersebut, FIFA, baru saja mengumumkan keputusan mereka untuk mengubah format dari undian untuk putaran final 32 besar. Jika sebelumnya Pot dilakukan berdasarkan pembagian konfederasi, kali ini POT ditentukan oleh peringkat Negara di Tabel ranking Internasional.

FIFA Umumkan Metode Baru untuk Undian Piala Dunia

Sebagai informasi, sebelumnya FIFA hanya menentukan Pot pertama berdasarkan dari ranking sebuah Negara di Ranking FIFA., sedangkan untuk tiga Negara lainnya dalam sebuah group ditentukan oleh pembagian konfederasi. Itu artinya, aturan saat ini sangat berbeda dengan aturan sebelumnya.

Peringkat FIFA yang akan digunakan dalam proses undian yang melibatkan 32 tim peserta nantinya akan dilakukan berdasarkan rangking masing-masing tim pada Oktober mendatang. Lebih lanjut, FIFa juga menegaskan bahwa aturan pembatasan tak lebih dari satu tim yang berasal dari konfederasi yang sama dalam satu grup akan tetap berlaku.

Dengan ditentukannya format baru ini, praktis Rusia bersama dengan 7 Negara dengan peringkat terbaik pada Ranking FIFA plus tim Nasional Brazil yang sudah lebih dulu mendapatkan tiket ke putaran Final, bakal berada pada Pot pertama dalam undian fase Group nanti.

Namun jangan senang dulu, pot kedua berisikan Negara-negara yang tak kalah hebatnya, sebut saja Prancis, Inggris dan Negara-negara lain yang belum mampu menembus tujuh besar peringkat teratas di Ranking FIFA saat ini.

Adapun sejauh ini belum ada pernyataan atau pendapat apapun dari pelatih-pelatih atau ketua asosiasi sejumlah Negara terkait dengan keputusan FIFA mengubah format pembagian POT piala dunia tahun depan. Well, Kita nantikan saja.

Ini Alasan Utama Giroud Enggan Tinggalkan Arsenal

Ini Alasan Utama Giroud Enggan Tinggalkan Arsenal

Striker andalan Arsenal, Olivier Giroud, pada akhirnya memutuskan untuk tetap bertahan di Emirates Stadium, meskipun faktanya hengkang adalah pilihan terbaik bagi pemain Prancis tersebut. Namun keputusan Giroud bertahan bukan tanpa alasan, tapi karena sesuatu dan dia men gungkapkannya baru-baru ini.

Ini Alasan Utama Giroud Enggan Tinggalkan Arsenal

Sebagai informasi, Giroud yang didatangkan dari Tours pada tahun 2012 silam, sejauh ini sudah mengemas tak kurang dari 99 gol bagi Arsenal di semua ajang. Sebenarnya, ketajamannya sendiri tidak diragukan, namun beberapa kali pemain Internasional Prancis itu menyia-nyiakan peluang emas dan tidak mampu bermain bagus dalam laga krusial. Karenanya, Arsenal memutuskan untuk mendatangkan seorang striker anyar pada musim panas ini, Alexandre Lacazette dari Lyon.

Nah, kedatangan penyerang berusia 29 tahun tersebut sempat membuat posisi Giroud di tim utama Arsenal terancam. Pasalnya, mungkin pelatih Arsene Wenger akan lebih mengandalkan pemain anyarnya ketimbang Giroud. Tak heran jika terus tedengar isu kepindahan striker berusia 30 tahun ini.

Beberapa klub dikaitkan dengan Giroud sepanajng bursa transfer musim panas kemarin, namun akhirnya yang bersangkutan memutuskan untukk bertahan di Emirates Stadium. Giroud sendiri mengatakan bahwa dia masih belum 100 persen mencapai targetnya di Arsenall dan sebelum itu terpenuhi, dia tidak akan meninggalkan The Gunners.

“Memang benar, saya nyaris meninggalkan klub, Saya mengatakan, ingin bermain akan tetapi setelah merenung dengan semua rekan yang bersama saya, seperti keluarga, sahabat, saya memutuskan untuk bertahan di Arsenal. Saya rasa, kisah saya di Arsenal belum selesai. Klub telah menghadirkan banyak hal bagi saya dan saya ingin membayar lunas semuanya, terus meningkat dan memenangkan berbagai trofi. Saya mengatakan kepada sang bos [Wenger], kisah kita belum selesai.” ujar Giroud kepada wartawan.